Saturday, 25 November 2017 - Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu libur
Home » Artikel » Sistem Pencernaan

Sistem Pencernaan

31 August , 2014 , Category : Artikel
sistem percernaan manusia

Saluran pencernaan bersahabat dan keluarga sehat

 

Pengertian Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan (bahasa Inggris: digestive system) adalah sistem organ dalam hewan multisel yang menerima makanan, mencernanya menjadi energi dan nutrisi, serta mengeluarkan sisa proses tersebut melalui dubur.

Pengertian Sistem Pencernaan Manusia

Pencernaan makanan merupakan proses mengubah makanan dari ukuran besar menjadi ukuran yang lebih kecil dan halus, serta memecah molekul makanan yang kompleks menjadi molekul yang sederhana dengan menggunakan enzim dan organ-organ pencernaan. Enzim ini dihasilkan oleh organ-organ pencernaan dan jenisnya tergantung dari bahan makanan yang akan dicerna oleh tubuh. Zat makanan yang dicerna akan diserap oleh tubuh dalam bentuk yang lebih sederhana. Proses pencernaan makanan pada tubuh manusia dapat dibedakan atas dua macam, yaitu :

1. Proses pencernaan secara mekanik

Yaitu proses perubahan makanan dari bentuk besar atau kasar menjadi bentuk kecil dan halus. Pada manusia dan mamalia umumnya, proses pencernaan mekanik dilakukan dengan menggunakan gigi.

2. Proses pencernaan secara kimiawi (enzimatis)

Yaitu proses perubahan makanan dari zat yang kompleks menjadi zat-zat yang lebih sederhana dengan menggunakan enzim. Enzim adalah zat kimia yang dihasilkan oleh tubuh yang berfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia dalam tubuh. Proses pencernaan makanan pada manusia melibatkan alat-alat pencernaan makanan. Alat-alat pencernaan manusia adalah organ-organ tubuh yang berfungsi mencerna makanan yang kita makan. Alat pencernaan dapat dibedakan atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Kelenjar pencernaan menghasilkan enzim-enzim yang membantu proses pencernaan kimiawi. Kelenjar-kelenjar pencernaan manusia terdiri dari kelenjar air liur, kelenjar getah lambung, hati (hepar), dan pankreas. Berikut ini akan dibahas satu per satu proses pencernaan yang terjadi di dalam saluran pencernaan makanan pada manusia.

Fungsi sistem pencernaan

Sistem pencernaan atau sistem gastroinstestinal (mulai dari mulut sampai anus) adalah sistem organ dalam manusia yang berfungsi untuk menerima makanan, mencernanya menjadi zat-zat gizi dan energi, menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah serta membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna atau merupakan sisa proses tersebut dari tubuh

Sistem pencernaan (mulai dari mulut sampai anus) berfungsi sebagai berikut:

  • menerima makanan
  • memecah makanan menjadi zat-zat gizi (suatu proses yang disebut pencernaan)
  • menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah
  • membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna dari tubuh.

Saluran pencernaan terdiri dari:

Mulut,

merupakan saluran pertama yang dilalui makanan. Pada rongga mulut, dilengkapi alat pencernaan dan kelenjar pencernaan untuk membantu pencernaan makanan. Pada Mulut terdapat :

  1. Gigi : Memiliki fungsi memotong, mengoyak dan menggiling makanan menjadi partikel yang kecil-kecil. Perhatikan gambar disamping.

Gigi di bagi menjadi 3 macam, antara lain:

  1. Gigi seri (dens insisivus), berjumlah 8 buah, berfungsi memotong makanan.
  2. Gigi taring (dens caninus), berjumlah 4 buah, berfungsi merobek makanan.
  3. Gigi geraham kecil (dens premolare), berjumlah 8 buah, berfungsi mengunyah makanan.

 

Lidah. Memiliki peran mengatur letak makanan di dalam mulut serta mengecap rasa makanan.

Kelenjar Ludah

Ada 3 kelenjar ludah pada rongga mulut. Ketiga kelenjar ludah tersebut menghasilkan ludah setiap harinya sekitar 1 sampai 2,5 liter ludah. Kandungan ludah pada manusia adalah : air, mucus, enzim amilase, zat antibakteri, dll.

Kerongkongan (Eksofagus)

Merupakan saluran yang menghubungkan antara rongga mulut dengan lambung. Pada ujung saluran esophagus setelah mulut terdapat daerah yang disebut faring. Pada faring terdapat klep, yaitu epiglotis yang mengatur makanan agar tidak masuk ke trakea (tenggorokan).

Fungsi eksofagus adalah menyalurkan makanan ke lambung. Agar makanan dapat berjalan sepanjang esophagus, terdapat gerakan peristaltik sehingga makanan dapat berjalan menuju lambung

Lambung

Lambung merupakan organ otot berongga yang besar dan berbentuk seperti kandang keledai, terdiri dari 3 bagian yaitu kardia, fundus dan antrum.

 

Lambung berfungsi sebagai gudang makanan, yang berkontraksi secara ritmik untuk mencampur makanan dengan enzim-enzim.

Sel-sel yang melapisi lambung menghasilkan 3 zat penting:

  • -       lendir
  • -       asam klorida
  • -       prekursor pepsin (enzim yang memecahkan protein).

Lendir melindungi sel-sel lambung dari kerusakan oleh asam lambung dan enzim

 

Ada 3 jenis otot polos yang menyusun lambung, yaitu otot memanjang, otot melingkar, dan otot menyerong.

Selain pencernaan mekanik, pada lambung terjadi pencernaan kimiawi dengan bantuan senyawa kimia yang dihasilkan lambung.

 

Senyawa kimiawi yang dihasilkan lambung adalah :

  1. Asam HCl ,Mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Sebagai disinfektan, serta merangsang pengeluaran hormon sekretin dan kolesistokinin pada usus halus
  2. Lipase , Memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Namun lipase yang dihasilkan sangat sedikit
  3. Renin , Mengendapkan protein pada susu (kasein) dari air susu (ASI). Hanya dimiliki oleh bayi.
  4. Mukus , Melindungi dinding lambung dari kerusakan akibat asam HCl.

 

Usus Halus

Usus halus merupakan kelanjutan dari lambung. Usus halus memiliki panjang sekitar 6-8 meter. Usus halus terbagi menjadi 3 bagian yaitu duodenum (± 25 cm), jejunum (± 2,5 m), serta ileum (± 3,6 m). Pada usus halus hanya terjadi pencernaan secara kimiawi saja, dengan bantuan senyawa kimia yang dihasilkan oleh usus halus serta senyawa kimia dari kelenjar pankreas yang dilepaskan ke usus halus.

Usus halus terdiri dari tiga bagian yaitu usus dua belas jari (duodenum), usus kosong (jejunum), dan usus penyerapan (ileum).

  1. Usus dua belas jari (Duodenum)
  2. Usus dua belas jari atau duodenum adalah bagian dari usus halus yang terletak setelah lambung dan menghubungkannya ke usus kosong (jejunum). Bagian usus dua belas jari merupakan bagian terpendek dari usus halus, dimulai dari bulbo duodenale dan berakhir di ligamentum Treitz.
  3. Usus Kosong (Jejenum) / Usus kosong atau jejunum (terkadang sering ditulis yeyunum) adalah bagian kedua dari usus halus, di antara usus dua belas jari (duodenum) dan usus penyerapan (ileum). Pada manusia dewasa, panjang seluruh usus halus antara 2-8 meter, 1-2 meter adalah bagian usus kosong. Usus kosong dan usus penyerapan digantungkan dalam tubuh dengan mesenterium
  4. Usus Penyerapan (Illeum)
  5. Usus penyerapan atau ileum adalah bagian terakhir dari usus halus. Pada sistem pencernaan manusia, ) ini memiliki panjang sekitar 2-4 m dan terletak setelah duodenum dan jejunum, dan dilanjutkan oleh usus buntu. Ileum memiliki pH antara 7 dan 8 (netral atau sedikit basa) dan berfungsi menyerap vitamin B12 dan garam-garam empedu.

 

Usus Besar, Usus besar terdiri dari:

  • -       Kolon asendens (kanan)
  • -       Kolon transversum
  • -       Kolon desendens (kiri)
  • -       Kolon sigmoid (berhubungan dengan rektum).

Apendiks (usus buntu) merupakan suatu tonjolan kecil berbentuk seperti tabung, yang terletak di kolon asendens, pada perbatasan kolon asendens dengan usus halus.

Usus besar menghasilkan lendir dan berfungsi menyerap air dan elektrolit dari tinja.

Ketika mencapai usus besar, isi usus berbentuk cairan, tetapi ketika mencapai rektum bentuknya menjadi padat.

Banyaknya bakteri yang terdapat di dalam usus besar berfungsi mencerna beberapa bahan dan membantu penyerapan zat-zat gizi.

Bakteri di dalam usus besar juga berfungsi membuat zat-zat penting, seperti vitamin K. Bakteri ini penting untuk fungsi normal dari usus. Beberapa penyakit serta antibiotik bisa menyebabkan gangguan pada bakteri-bakteri di dalam usus besar. Akibatnya terjadi iritasi yang bisa menyebabkan dikeluarkannya lendir dan air, dan terjadilah diare

Rektum

Rektum adalah sebuah ruangan yang berawal dari ujung usus besar (setelah kolon sigmoid) dan berakhir di anus.

Biasanya rektum ini kosong karena tinja disimpan di tempat yang lebih tinggi, yaitu pada kolon desendens. Jika kolon desendens penuh dan tinja masuk ke dalam rektum, maka timbul keinginan untuk buang air besar.Orang dewasa dan anak yang lebih tua bisa menahan keinginan ini, tetapi bayi dan anak yang lebih muda mengalami kekurangan dalam pengendalian otot yang penting untuk menunda buang air besar.

 Anus

Anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan, dimana bahan limbah keluar dari tubuh.

Sebagian anus terbentuk dari permukaan tubuh (kulit) dan sebagian lainnya dari usus.

Suatu cincin berotot (sfingter ani) menjaga agar anus tetap tertutup.

Anus berfungsi sebagai tempat pembuangan sisa hasil proses pencernaan.

video sistem pencernaan

 

Penyakit pada Sistem Pencernaan Manusia

Sistem pencernaan pada manusia terdiri dari beberapa alat pencernaan. Karena itu, macam penyakit yang mungkin terjadi pada sistem pencernaan cukup banyak. Ada penyakit yang menyerang gigi, kerongkongan, lambung, dan lainnya. Demikian pula kelainan, bisa saja terjadi pada gigi, lambung, atau usus halus. Ada penyakit yang disebabkan oleh infeksi kuman, makanan, atau lainnya. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang terkait dengan sistem pencernaan kita. Langsung saja kita simak yang pertama:

1. Sakit Gigi, Sakit gigi yang paling sering disebabkan oleh adanya lubang pada gigi. Gigi berlubang juga disebut karies. Bagaimana perasaan Anda ketika sakit gigi? Tentu saja tidak enak makan dan melakukan apapun. Sakit gigi kerap disepelekan.

2. Gastritis, Merupakan suatu peradangan akut atau kronis pada lapisan mukosa (lender) dinding lambung. Penyebabnya ialah penderita memakan yang mengandung kuman penyakit. Kemungkinan juga karena kadar asam klorida (HCL) pada lambung terlalu tinggi.

3. Sariawan, Alat pencernaan yang terganggu atau terserang oleh sariawan adalah mulut (bibir dan gusi) dan lidah. Ketika Anda terkena sariawan, bibir dan lidah Anda seperti terluka dan terasa perih khususnya saat makan.

4. Hepatitis, merupakan penyakit yang terjadi akibat infeksi virus pada hati. Virus dapat masuk ke dalam tubuh melalui air atau makanan.

5. Diare, adalah penyakit atau keadaan di mana si penderita mengalami buang air besar bercampur air berkali-kali. Penyebab diare yaitu peradangan usus oleh penyakit lain seperti kolera dan disentri.

6. Konstipasi, Konstipasi atau yang sering kita sebut dengan sebutan “sembelit” adalah keadaan yang dialami seseoang dengan gejala fases mengeras sehingga susah dikeluarkan.

7. Disentri, Penyakit ini menyerang usus. Usus yang terserang disentri terinfeksi oleh kuman (bakteri atau amoeba) jadi meradang. Gejala umumnya antara lain sakit perut, mencret (diare) kadang-kadang berdarah dan berlendir.

8. Apendisitis, merupakan gangguan yang terjadi karena peradangan apendiks. Penyebabnya ialah adanya infeksi bakteri pada umbai cacing (usus buntu). Akibatnya, timbul rasa nyeri dan sakit.

9. Maag, Penyakit ini juga disebut tukak lambung atau luka pada lambung. Alat pencernaan yang diserang oleh maag adalah lambung atau usus dua belas jari.

10. Radang Usus Buntu, Terjadi infeksi pada usus buntu. Gejalanya sakit pada perut sebelah kanan bawah. Radang terjadi jika lubang antara usus buntu dan usus besar menaik tersumbat lalu tertutup. Penyumbatannya bisa lendir atau benda keras seperti biji terung atau cabe.

11. Demam Tifoid, adalah penyakit serius yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri tifoid menyebabkan penderitanya demam, lemah, dan bahkan kematian. Kejadian demam tifoid umumnya terjadi di kawasan yang sangat padat penduduk.

12. Hemeroid/Wasir/Ambeyen, merupakan gangguan pembengkakan pada pembuluh vena disekitar anus. Orang yang sering duduk dalam beraktivitas dan ibu hamil seringkali mengalami gangguan ini.

13. Cacingan, Ada beberapa jenis penyakit cacing. Tiga yang perlu Anda ketahui yaitu cacing gelang, cacing tambang, dan cacing kremi.

14. Radang Dinding Lambung, menyerang membran mukus yang melapisi lambung. Gejalanya sulit bernapas, feses berwarna gelap bercampur darah, dan sakit kepala. Penyebabnya mungkin alergi makanan, alkohol, atau obat-obatan, racun atau bakteri.

15. Keracunan, Keracunan makanan dapat terjadi karena pengaruh beberapa bakteri semisal bakteri Salmonela yang menyebabkan penyakit demam tipus dan paratipus.

16. Tukak Lambung, adalah salah satu kelainan sistem pencernaan yakni kerusakan pada selaput lendir. Tukak lambung dapat disebabkan oleh factor-faktor kuman, toksin, ataupun psikosomatis. Kecemasan, ketakutan, stress, dan kelelahan.

17. Malnutrisi (kurang gizi), Yakni penyakit yang disebabkan oleh terganggunya pembentukan enzim pencernaan. Gangguan tersebut disebabkan oleh sel-sel pancreas atropi yang kehilangan banyak reticulum endoplasma.

BIOPLUS, Makanan probiotik untuk kesehatan pencernaan

Mengandung bakteri menguntungkan dan hidup bersimbiosis (saling menguntungkan): Streptococcus faecalis, Bacillus mesentericus, Clostridium butyricum, Bifidobacterium breve. Bakteri ini sangat tahan asam lambung sehingga dapat sampai di kolon dan akan menekan pertumbuhan bakteri merugikan seperti Eschericchia coli. Bakteri merugikan terlibat dalam pembentukan zat-zat racun yang menyebabkan kanker usus.

Bioplus juga mengandung oligosakarida (prebiotik), yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan manusia, sehingga dapat sampai pada usus besar dan dimanfaatkan sebagai media pertumbuhan bakteri menguntungkan. Peningkatan jumlah bakteri baik akan menekan pertumbuhan bakteri pembusuk yang merugikan serta sangat efektif melawan pertumbuhan bakteri patogen seperti Shigella dysenteria (disentri), Salmonella typhosa (tipus), Staphylococcus aureus (diare)

Manfaat Bioplus

  • Menambah dan merangsang pertumbuhan bakteri menguntungkan
  • Menghambat perkembangan bakteri merugikan
  • Membantu mengatasi diare, baik karena banyak bakteri merugikan maupun karena lactose intolerance (tidak tahan laktosa dalam susu dan hasil olahannya)
  • Membantu memperlancar proses pencernaan karena adanya enzim-enzim yang dihasilkan bakteri menguntungkan
  • Menurunkan kolesterol darah

Keunggulan Bioplus

  1. Mengandung 4 jenis bakteri menguntungkan (probiotik) yang saling bekerja sama sehingga lebih efektif mengurangi bakteri merugikan
  2. Berbentuk serbuk sehingga tidak memerlukan lingkungan khusus untuk mempertahankan kehidupan bakteri tersebut
  3. Dikemas dalam stik aluminium yang mempertahankan kestabilan bakteri tersebut

 

Bioplus sangat perlu dikonsumsi secara rutin bagi Anda yang berada dalam kondisi berikut:

  • Memiliki masalah pencernaan seperti perut sering kembung, kotoran berbau busuk, dan sering sembelit
  • Sering diare atau menderita lactosa intolerance
  • Orang lanjut usia yang sering diare dan wanita hamil yang sering mengalami sembelit
  • Perokok, peminum alkohol, pengguna antibiotik/ obat-obatan, dan mereka yang sering stres tinggi
  • Sering bepergian atau melakukan perjalanan jauh

 

Anjuran konsumsi

  • Dewasa         : 1-3 stik / hari
  • Anak-anak    : 1 stik / hari

>>>>Pesan Sekarng<<<<<

 

 

Hot Dark

17 September , 2015 , Kategori : Uncategorized
Hot Dark

Manfaat Coklat Berat/isi : 15 sachet x 25 g UP HOT DARK CHOCOLATE Anda selalu bad mood? Sebaiknya hindari hal ini. Mood adalah suasana hati seseorang di saat tertentu yang sangat mempengaruhi kesuksesan. Orang yang memiliki good mood (suasana... baca selengkapnya

Cara Mendapatkan Profit 10-15%

17 September , 2015 , Kategori : Uncategorized
Cara Mendapatkan Profit 10-15%

Daftar Keanggotaan CNI Kami memberikan tawaran yang menarik untuk Anda yang bergabung bersama CNI. Sebagai anggota CNI, Anda dapat menikmati beberapa benefit seperti diskon produk, berbagai jenis komisi, promo menarik, layanan siap antar (Delivery Service), Jaminan Kepuasan Konsumen (JKK),... baca selengkapnya

vSun Chlorella Nutrisi

17 September , 2015 , Kategori : Video
vSun Chlorella Nutrisi

10 Alasan Mengonsumsi Sun Chlorella   Mengandung nutrisi lengkap yang diperlukan untuk menjaga kesehatan. Kandungan antioksidan yang tinggi untuk mencegah penyakit. Memiliki segala manfaat dan kebaikan sayur-sayuran. Mengandung protein dan asam nukleat yang merangsang peremajaan sel. Kandungan klorofilnya yang... baca selengkapnya

Gagal Ginjal

22 February , 2015 , Kategori : Artikel
Gagal Ginjal

Gagal Ginjal Kronis Pembunuh Perlahan, Wakasa Solusinya! Ginjal merupakan salah satu bagian organ tubuh dalam yang berfungsi dalam menetralisir racun yang masuk ke dalam tubuh. Ginjal membuang sisa metabolism dan menyesuaikan ekskresi air dan pelarut. Ginjal mengatur cairan tubuh,... baca selengkapnya

Arthritis

31 January , 2015 , Kategori : Arthritis, Artikel
Arthritis

Bagaimana Cara Mengatasi Arthritis Sebelum Timbul Gejalanya Arthritis dengan nama lain peradangan sendi sering disebut sebagai penyakit yang digandrungi oleh orang tua saja, padahal tanpa disadari seseorang dengan usia muda juga dapat terkena Athritis jika memiliki faktor pemicu Arthritis... baca selengkapnya

Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
  • Tri Winarni Blitar
    Sun Chlorella Meyembuhkan luka Saat anak saya lagi membersihkan saluran got yang kotor dan »
  • Iche Indrawati, 41 tahun -Jakarta.
    Iche telah mengonsumsi Well 3 Royalzim selama 3 bulan. Iche mendapatkan haid dalam kurun wa »
  • Narunda Mahridianto, 38 tahun - Surabaya
    Narunda sudah mengidap penyakit psoriasis tipe guttate sejak tahun 1999. Berbagai macam obat untuk al »
  • Asep Aziis, Desain Grafis, Jakarta
    CNI Ginseng Coffee teman begadang yang penuh manfaat Kira-kira tahun 2003-an, waktu main »
  • Ny Upik Muh Amin, Jakarta
    Rambut Tetap Segar Kewajiban memakai jilbab bagi umat muslim, akan semakin nyaman jika me »
* klik gambar produk

Jangan lihat Video

Backlink Gratis

Instagram

Banner ID 160x600 Dropship Engine 160x600 Banner 160x600 pxl

You might also likeclose
Hotline : 021-8852868 SMS Center : 081287523856 BB Messenger : 53BC43E7 boicemerlang@gmail.com